Kukusan Nasi Ketan Laos Disukai Wisatawan Mancanegara
Kukusan Nasi Ketan Laos Disukai Wisatawan Mancanegara
(VOVWORLD) - Dengan kreativitas dan ketrampilannya, masyarakat di Kabupaten Sop Bau dan Vieng Xay di Provinsi Hua Phan (Laos Utara) telah menganyam batang-batang buluh atau bambu menjadi kukusan-kukusan nasi ketan yang elok dipandang mata. Kukusan nasi ketan merupakan alat yang tidak bisa kurang dalam setiap keluarga orang Laos. Hingga sekarang, kukusan nasi ketan tidak hanya berada di dapur keluarga-keluarga orang Laos saja, melainkan juga muncul di banyak lemari pajangan dan di dapur banyak keluarga asing seperti Vietnam, Thailand, bahkan Perancis, Amerika Serikat.
Kukusan Nasi Ketan Laos Disukai Wisatawan Mancanegara
Kukusan Nasi Ketan Laos Disukai Wisatawan Mancanegara
(VOVWORLD) - Dengan kreativitas dan ketrampilannya, masyarakat di Kabupaten Sop Bau dan Vieng Xay di Provinsi Hua Phan (Laos Utara) telah menganyam batang-batang buluh atau bambu menjadi kukusan-kukusan nasi ketan yang elok dipandang mata. Kukusan nasi ketan merupakan alat yang tidak bisa kurang dalam setiap keluarga orang Laos. Hingga sekarang, kukusan nasi ketan tidak hanya berada di dapur keluarga-keluarga orang Laos saja, melainkan juga muncul di banyak lemari pajangan dan di dapur banyak keluarga asing seperti Vietnam, Thailand, bahkan Perancis, Amerika Serikat.
Bapak Chea Yuthea – Pengukir Perunggu dengan Sepnuh Hati Melestarikan Pusaka Budaya Tradisional Khmer
Bapak Chea Yuthea – Pengukir Perunggu dengan Sepnuh Hati Melestarikan Pusaka Budaya Tradisional Khmer
(VOVWORLD) - Ukiran perunggu merupakan satu ragam seni unik yang kental dengan identitas kebudayaan Kamboja. Kita bisa dengan mudah menemukan karya-karya seni ukir dengan desain dan motif yang khas di kuil dan pagoda di seluruh Kamboja, khususnya di situs peninggalan sejarah Angkor Wat. Dan hingga sekarang, Chea Yuthea, pengukir perunggu yang sudah berusia 70 tahun dengan pengalaman hampir 60 tahun di Kabupaten Ponhea Leu, Provinsi Kandal, tetap sedang melaksanakan misi untuk melestarikan dan mewariskan kerajinan tradisional ini kepada generasi mendatang.
Bapak Chea Yuthea – Pengukir Perunggu dengan Sepnuh Hati Melestarikan Pusaka Budaya Tradisional Khmer
Bapak Chea Yuthea – Pengukir Perunggu dengan Sepnuh Hati Melestarikan Pusaka Budaya Tradisional Khmer
(VOVWORLD) - Ukiran perunggu merupakan satu ragam seni unik yang kental dengan identitas kebudayaan Kamboja. Kita bisa dengan mudah menemukan karya-karya seni ukir dengan desain dan motif yang khas di kuil dan pagoda di seluruh Kamboja, khususnya di situs peninggalan sejarah Angkor Wat. Dan hingga sekarang, Chea Yuthea, pengukir perunggu yang sudah berusia 70 tahun dengan pengalaman hampir 60 tahun di Kabupaten Ponhea Leu, Provinsi Kandal, tetap sedang melaksanakan misi untuk melestarikan dan mewariskan kerajinan tradisional ini kepada generasi mendatang.
Kepala SOM ASEAN Vietnam: ASEAN Mandiri, Terhubung dan Menggeliat Menjadi Besa
Kepala SOM ASEAN Vietnam: ASEAN Mandiri, Terhubung dan Menggeliat Menjadi Besa
(VOVWORLD) - Hubungan antara ASEAN dengan para mitra sekarang ini telah menunjukkan kohesi melalui upaya memperluas kerja sama di bidang-bidang seperti ekonomi digital, transformasi hijau, kemandirian rantai pasokan, serta memperkuat konektivitas regional tentang infrastruktur, institusi dan manusia. Menurut arah itu, banyak naskah dan gagasan telah didorong seperti Pernyataan Menteri Luar Negeri (Menlu) ASEAN-Inggris tentang penguatan konektivitas, Dana Masa Depan Digital ASEAN-India, Gagasan Hijau tentang paket konektiitas yang berkelanjutan ASEAN-Uni Eropa, dll. Dengan prestasi-prestasi yang dicapai pada berbagai konferensi, ASEAN sedang kian berhasil menegaskan sentralitasnya, satu komunitas yang mandiri, terhubung dan menggeliat menjadi besar.
Kepala SOM ASEAN Vietnam: ASEAN Mandiri, Terhubung dan Menggeliat Menjadi Besa
Kepala SOM ASEAN Vietnam: ASEAN Mandiri, Terhubung dan Menggeliat Menjadi Besa
(VOVWORLD) - Hubungan antara ASEAN dengan para mitra sekarang ini telah menunjukkan kohesi melalui upaya memperluas kerja sama di bidang-bidang seperti ekonomi digital, transformasi hijau, kemandirian rantai pasokan, serta memperkuat konektivitas regional tentang infrastruktur, institusi dan manusia. Menurut arah itu, banyak naskah dan gagasan telah didorong seperti Pernyataan Menteri Luar Negeri (Menlu) ASEAN-Inggris tentang penguatan konektivitas, Dana Masa Depan Digital ASEAN-India, Gagasan Hijau tentang paket konektiitas yang berkelanjutan ASEAN-Uni Eropa, dll. Dengan prestasi-prestasi yang dicapai pada berbagai konferensi, ASEAN sedang kian berhasil menegaskan sentralitasnya, satu komunitas yang mandiri, terhubung dan menggeliat menjadi besar.
Program Pengajaran Bahasa Thai Jangka Pendek yang Intensif untuk Mahasiswa Vietnam – Jembatan Penghubung antara Para Mahasiswa yang Mencintai Bahasa Thai
Program Pengajaran Bahasa Thai Jangka Pendek yang Intensif untuk Mahasiswa Vietnam – Jembatan Penghubung antara Para Mahasiswa yang Mencintai Bahasa Thai
(VOVWORLD) - Program pengajaran bahasa Thai jangka pendek yang intensif untuk mahasiswa Vietnam yang disponsori Direktorat Kerja Sama Internasional dari Kementerian Luar Negeri Thailand diselenggarakan untuk pertama kalinya pada tahun 1999. Dengan target menciptakan peluang bagi para mahasiswa Vietnam yang mencintai bahasa Thai untuk meningkatkan kebahasaannya dan mencari tahu tentang kebudayaan Thailand, melalui 23 kali penyelenggaraan, program tersebut telah kian menegaskan efisiensinya, membantu para mahasiswa Vietnam meningkatkan bahasa Thai dan menawarkan banyak pengalaman yang menarik di negeri Thailand.
Program Pengajaran Bahasa Thai Jangka Pendek yang Intensif untuk Mahasiswa Vietnam – Jembatan Penghubung antara Para Mahasiswa yang Mencintai Bahasa Thai
Program Pengajaran Bahasa Thai Jangka Pendek yang Intensif untuk Mahasiswa Vietnam – Jembatan Penghubung antara Para Mahasiswa yang Mencintai Bahasa Thai
(VOVWORLD) - Program pengajaran bahasa Thai jangka pendek yang intensif untuk mahasiswa Vietnam yang disponsori Direktorat Kerja Sama Internasional dari Kementerian Luar Negeri Thailand diselenggarakan untuk pertama kalinya pada tahun 1999. Dengan target menciptakan peluang bagi para mahasiswa Vietnam yang mencintai bahasa Thai untuk meningkatkan kebahasaannya dan mencari tahu tentang kebudayaan Thailand, melalui 23 kali penyelenggaraan, program tersebut telah kian menegaskan efisiensinya, membantu para mahasiswa Vietnam meningkatkan bahasa Thai dan menawarkan banyak pengalaman yang menarik di negeri Thailand.
Kota Hanoi - Mengonvergensikan dan Menyebarkan Warna-Warni Kebudayaan ASEAN
Kota Hanoi - Mengonvergensikan dan Menyebarkan Warna-Warni Kebudayaan ASEAN
(VOVWORLD) - Ha Noi – ibu kota yang berkebudayaan ribuan tahun selalu merupakan tempat yang berjalan di depan dalam memperkenalkan dan menyosialisasikan keindahan negeri, rakyat, dan kebudayaan Vietnam kepada dunia, serta mendekatkan dunia dengan warga Vietnam, khususnya sahabat di kawasan ASEAN. Pada akhir bulan Agustus lalu, event Pesta Kebudayaan Persahabatan “Warna-Warni ASEAN” yang diselenggarakan di Benteng Kerajaan Thang Long, Kota Hanoi, memberikan kepada warga dan wisatawan peluang untuk mengalami nuansa-nuansa kebudayaan yang unik dari masing-masing negara dalam ASEAN, bersamaan itu menyebarluaskan citra Ibu Kota Hanoi yang “Berbudaya-beradab-modern” dan mencintai perdamaian.
Kota Hanoi - Mengonvergensikan dan Menyebarkan Warna-Warni Kebudayaan ASEAN
Kota Hanoi - Mengonvergensikan dan Menyebarkan Warna-Warni Kebudayaan ASEAN
(VOVWORLD) - Ha Noi – ibu kota yang berkebudayaan ribuan tahun selalu merupakan tempat yang berjalan di depan dalam memperkenalkan dan menyosialisasikan keindahan negeri, rakyat, dan kebudayaan Vietnam kepada dunia, serta mendekatkan dunia dengan warga Vietnam, khususnya sahabat di kawasan ASEAN. Pada akhir bulan Agustus lalu, event Pesta Kebudayaan Persahabatan “Warna-Warni ASEAN” yang diselenggarakan di Benteng Kerajaan Thang Long, Kota Hanoi, memberikan kepada warga dan wisatawan peluang untuk mengalami nuansa-nuansa kebudayaan yang unik dari masing-masing negara dalam ASEAN, bersamaan itu menyebarluaskan citra Ibu Kota Hanoi yang “Berbudaya-beradab-modern” dan mencintai perdamaian.
“Taste of Malaysia” – Membawa Cita Rasa Malaysia kepada Warga Ibu Kota Hanoi
“Taste of Malaysia” – Membawa Cita Rasa Malaysia kepada Warga Ibu Kota Hanoi
(VOVWORLD) - Malaysia adalah negara multi-suku dengan kuliner yang beragam dan unik. Kuliner Malaysia memiliki kombinasi yang halus antara kuliner Muslim dari orang pribumi dengan kuliner Tiongkok dan India. Dengan tujuan mendekatkan rasa kuliner Malaysia pada khususnya dan kebudayaan Malaysia pada umumnya dengan warga Hanoi, Kedutaan Besar Malaysia di Vietnam berkoordinasi dengan Hotel Daewoo Hanoi menyelenggarakan rangkaian event “Taste of Malaysia” sehubungan dengan Hari Kebangsaan Malaysia (31 Agustus) dan Hari Malaysia (16 September).
“Taste of Malaysia” – Membawa Cita Rasa Malaysia kepada Warga Ibu Kota Hanoi
“Taste of Malaysia” – Membawa Cita Rasa Malaysia kepada Warga Ibu Kota Hanoi
(VOVWORLD) - Malaysia adalah negara multi-suku dengan kuliner yang beragam dan unik. Kuliner Malaysia memiliki kombinasi yang halus antara kuliner Muslim dari orang pribumi dengan kuliner Tiongkok dan India. Dengan tujuan mendekatkan rasa kuliner Malaysia pada khususnya dan kebudayaan Malaysia pada umumnya dengan warga Hanoi, Kedutaan Besar Malaysia di Vietnam berkoordinasi dengan Hotel Daewoo Hanoi menyelenggarakan rangkaian event “Taste of Malaysia” sehubungan dengan Hari Kebangsaan Malaysia (31 Agustus) dan Hari Malaysia (16 September).
Xom Laos Tivi- Jembatan Penghubung Persahabatan melalui Platform Digitall
Xom Laos Tivi- Jembatan Penghubung Persahabatan melalui Platform Digitall
(VOVWORLD) -Dengan pikiran memanfaatkan sumber daya dari Youtube, satu platform yang berbagi video online kepada ratusan ribu orang di dunia, pria Laos telah membangun kanal “Xom Lao Tivi" (Dusun Laos Tivi) untuk membantu warga Vietnam lebih mengerti negeri dan rakyat Laos, turut memupuk hubungan antara Vietnam-Laos, Lao- Vietnam.
Xom Laos Tivi- Jembatan Penghubung Persahabatan melalui Platform Digitall
Xom Laos Tivi- Jembatan Penghubung Persahabatan melalui Platform Digitall
(VOVWORLD) -Dengan pikiran memanfaatkan sumber daya dari Youtube, satu platform yang berbagi video online kepada ratusan ribu orang di dunia, pria Laos telah membangun kanal “Xom Lao Tivi" (Dusun Laos Tivi) untuk membantu warga Vietnam lebih mengerti negeri dan rakyat Laos, turut memupuk hubungan antara Vietnam-Laos, Lao- Vietnam.
Bertemu dengan Para “Duta” yang Menyosialisasikan Indonesia di Vietnam
Bertemu dengan Para “Duta” yang Menyosialisasikan Indonesia di Vietnam
(VOVWORLD) - Pepatah “Tak kenal maka tak sayang” begitu tepat bagi dua pemudi Tran Thi Kieu Trinh dan Tran Minh Hieu, dua pemenang Lomba pidato dan Lomba menyanyi lagu bahasa Indonesia yang berlangsung pada tgl 22 Agustus lalu, di Universitas Ilmu Sosial dan Humaniora Kota Ho Chi Minh. Sebagai para mahasiswi Jurusan Bahasa Indonesia, dapat berkontak dengan bahasa, kebudayaan dan rakyat negeri ribuan pulau, mereka berangsur-angsur menyadari tidak tahu sejak kapan telah mencintai Indonesia. Dan lomba tersebut justru merupakan peluang bagi mereka untuk memanifestasikan rasa cinta itu.
Bertemu dengan Para “Duta” yang Menyosialisasikan Indonesia di Vietnam
Bertemu dengan Para “Duta” yang Menyosialisasikan Indonesia di Vietnam
(VOVWORLD) - Pepatah “Tak kenal maka tak sayang” begitu tepat bagi dua pemudi Tran Thi Kieu Trinh dan Tran Minh Hieu, dua pemenang Lomba pidato dan Lomba menyanyi lagu bahasa Indonesia yang berlangsung pada tgl 22 Agustus lalu, di Universitas Ilmu Sosial dan Humaniora Kota Ho Chi Minh. Sebagai para mahasiswi Jurusan Bahasa Indonesia, dapat berkontak dengan bahasa, kebudayaan dan rakyat negeri ribuan pulau, mereka berangsur-angsur menyadari tidak tahu sejak kapan telah mencintai Indonesia. Dan lomba tersebut justru merupakan peluang bagi mereka untuk memanifestasikan rasa cinta itu.
Lomba Pidato dan Lomba Menyanyi Lagu Bahasa Indonesia – Memuliakan Keindahan Kebudayaan dan Bahasa Indonesia
Lomba Pidato dan Lomba Menyanyi Lagu Bahasa Indonesia – Memuliakan Keindahan Kebudayaan dan Bahasa Indonesia
(VOVWORLD) - Bergelora, antusias dan menarik adalah hal-hal yang bisa diungkapkan tentang babak final “Lomba pidato dan Lomba menyanyi lagu bahasa Indonesia” yang berlangsung pada tgl 22 Agustus lalu di Aula Fakultas Sastra, Universitas Ilmu Sosial dan Humaniora, Universitas Nasional Kota Ho Chi Minh. Ini merupakan kesempatan bagi para kontestan untuk memanifestasikan bakat berpidato, kemampuan beragumentasi, dan kegairahan terhadap bahasa dan kebudayaan Indonesia.
Lomba Pidato dan Lomba Menyanyi Lagu Bahasa Indonesia – Memuliakan Keindahan Kebudayaan dan Bahasa Indonesia
Lomba Pidato dan Lomba Menyanyi Lagu Bahasa Indonesia – Memuliakan Keindahan Kebudayaan dan Bahasa Indonesia
(VOVWORLD) - Bergelora, antusias dan menarik adalah hal-hal yang bisa diungkapkan tentang babak final “Lomba pidato dan Lomba menyanyi lagu bahasa Indonesia” yang berlangsung pada tgl 22 Agustus lalu di Aula Fakultas Sastra, Universitas Ilmu Sosial dan Humaniora, Universitas Nasional Kota Ho Chi Minh. Ini merupakan kesempatan bagi para kontestan untuk memanifestasikan bakat berpidato, kemampuan beragumentasi, dan kegairahan terhadap bahasa dan kebudayaan Indonesia.
Vietnam dan Thailand Bekerja Sama dan Saling Membantu dalam Mengembangkan Investasi dan Perdagangan
Vietnam dan Thailand Bekerja Sama dan Saling Membantu dalam Mengembangkan Investasi dan Perdagangan
(VOVWORLD) -Badan usaha Thailand “mendarat” di Vietnam pada 30 tahun lalu. Asosiasi Badan Usaha Thailand juga didirikan pada 25 tahun yang lalu, dan telah memberikan banyak kontribusi penting dalam menyerap investasi ke Vietnam.
Vietnam dan Thailand Bekerja Sama dan Saling Membantu dalam Mengembangkan Investasi dan Perdagangan
Vietnam dan Thailand Bekerja Sama dan Saling Membantu dalam Mengembangkan Investasi dan Perdagangan
(VOVWORLD) -Badan usaha Thailand “mendarat” di Vietnam pada 30 tahun lalu. Asosiasi Badan Usaha Thailand juga didirikan pada 25 tahun yang lalu, dan telah memberikan banyak kontribusi penting dalam menyerap investasi ke Vietnam.
Vietnamese
中文
日本語
한국어
Français
Русский
Deutsch
Español
Bahasa Indonesia
ไทย
ພາສາລາວ
ខ្មែរ