Warna-warni musim semi di seluruh penjuru Tanah Air
Warna-warni musim semi di seluruh penjuru Tanah Air
(VOVWORLD) - Untuk memuliakan identitas kebudayaan etnis-etnis Vietnam dan turut emperkuat persatuan besar seluruh bangsa, menciptakan suasana gembira pada hari-hari awal musim semi, Perkampungan Budaya dan Wisata Etnis-Etnis Vietnam telah menyelenggarakan pesta “Warna-warni musim semi di seluruh penjuru Tanah Air”. Ini merupakan aktivitas yang diadakan untuk memperkenalkan ciri-rici budaya dan adat yang khas dari 54 etnis sesaudara di seluruh penjuru negeri Vietnam.
Warna-warni musim semi di seluruh penjuru Tanah Air
Warna-warni musim semi di seluruh penjuru Tanah Air
(VOVWORLD) - Untuk memuliakan identitas kebudayaan etnis-etnis Vietnam dan turut emperkuat persatuan besar seluruh bangsa, menciptakan suasana gembira pada hari-hari awal musim semi, Perkampungan Budaya dan Wisata Etnis-Etnis Vietnam telah menyelenggarakan pesta “Warna-warni musim semi di seluruh penjuru Tanah Air”. Ini merupakan aktivitas yang diadakan untuk memperkenalkan ciri-rici budaya dan adat yang khas dari 54 etnis sesaudara di seluruh penjuru negeri Vietnam.
Tradisi “menghormati guru, menghargai moral” selalu berada dalam kesedaran orang Vietnam
Tradisi “menghormati guru, menghargai moral” selalu berada dalam kesedaran orang Vietnam
(VOVWORLD) - “Tanggal satu Tahun Baru Tradisional Imlek (Hari Raya Tet) adalah hari raya untuk ayah, tanggal 2 Hari Raya Tet adalah untuk ibu dan tanggal 3 Hari Raya Tet adalah untuk guru”. Itu adalah kata-kata yang sudah beken bagi setiap warga Vietnam. Tanggal 3 Hari Raya Tet merupakan hari di mana para pelajar menyediakan waktu untuk mengucapkan selamat Hari Raya Tet kepada para guru yang telah mengajarkan aksara, kejuruan dan lain-lain untuk menyatakan rasa terima kasih dan rasa hormat. Mengalami waktu, Hari Raya Tet untuk guru pada setiap periode mengalami perubahan, tapi poros moral “menghormati guru, menghargai moral” tetap selalu berada dalam kesedaran setiap orang Vietnam.
Tradisi “menghormati guru, menghargai moral” selalu berada dalam kesedaran orang Vietnam
Tradisi “menghormati guru, menghargai moral” selalu berada dalam kesedaran orang Vietnam
(VOVWORLD) - “Tanggal satu Tahun Baru Tradisional Imlek (Hari Raya Tet) adalah hari raya untuk ayah, tanggal 2 Hari Raya Tet adalah untuk ibu dan tanggal 3 Hari Raya Tet adalah untuk guru”. Itu adalah kata-kata yang sudah beken bagi setiap warga Vietnam. Tanggal 3 Hari Raya Tet merupakan hari di mana para pelajar menyediakan waktu untuk mengucapkan selamat Hari Raya Tet kepada para guru yang telah mengajarkan aksara, kejuruan dan lain-lain untuk menyatakan rasa terima kasih dan rasa hormat. Mengalami waktu, Hari Raya Tet untuk guru pada setiap periode mengalami perubahan, tapi poros moral “menghormati guru, menghargai moral” tetap selalu berada dalam kesedaran setiap orang Vietnam.
Adat meminta aksara dan memberi aksara-Ciri budaya yang indah pada awal Musim Semi
Adat meminta aksara dan memberi aksara-Ciri budaya yang indah pada awal Musim Semi
(VOVWORLD) - Pada awal Musim Semi, orang Vietnam memiliki banyak adat yang membawa ciri kebudayaan bangsa yang indah. Salah satu di antara ciri-ciri budaya yang indah itu ialah adat meminta aksara dan memberi aksara. Ini merupakan ciri budaya yang memanifestasikan penghormatan terhadap pengetahuan dan juga merupakan keinginan para peminta aksara untuk mendapatkan kemujuran pada tahun baru, memohon satu tahun yang sukses dan berbahagia.
Adat meminta aksara dan memberi aksara-Ciri budaya yang indah pada awal Musim Semi
Adat meminta aksara dan memberi aksara-Ciri budaya yang indah pada awal Musim Semi
(VOVWORLD) - Pada awal Musim Semi, orang Vietnam memiliki banyak adat yang membawa ciri kebudayaan bangsa yang indah. Salah satu di antara ciri-ciri budaya yang indah itu ialah adat meminta aksara dan memberi aksara. Ini merupakan ciri budaya yang memanifestasikan penghormatan terhadap pengetahuan dan juga merupakan keinginan para peminta aksara untuk mendapatkan kemujuran pada tahun baru, memohon satu tahun yang sukses dan berbahagia.
Citra anjing dalam kebudayaan foklor Vietnam
Citra anjing dalam kebudayaan foklor Vietnam
(VOVWORLD) - Dalam kehidupan budaya rakyat Vietnam, anjing merupakan hewan piaraan yang setia dan sepenuh hati demi tuannya. Oleh karena itu, sejak lama, dalam dunia rohani, anjing menjadi salah satu di antara maskot-maskot yang dipuja di banyak tempat. Menurut kalender imlek orang Vietnam, tahun 2018 adalah tahujn anjing yang dianggap membawa banyak kemujuran dan kemudahan. Konsep pandangan rakyat Vietnam juga menganggap: kalau anjing pergi tersesat di sesuatu rumah pada awal tahun baru, hal itu berarti ia memberikan kemujuran dan hal-hal yang baik kepada tuannya.
Citra anjing dalam kebudayaan foklor Vietnam
Citra anjing dalam kebudayaan foklor Vietnam
(VOVWORLD) - Dalam kehidupan budaya rakyat Vietnam, anjing merupakan hewan piaraan yang setia dan sepenuh hati demi tuannya. Oleh karena itu, sejak lama, dalam dunia rohani, anjing menjadi salah satu di antara maskot-maskot yang dipuja di banyak tempat. Menurut kalender imlek orang Vietnam, tahun 2018 adalah tahujn anjing yang dianggap membawa banyak kemujuran dan kemudahan. Konsep pandangan rakyat Vietnam juga menganggap: kalau anjing pergi tersesat di sesuatu rumah pada awal tahun baru, hal itu berarti ia memberikan kemujuran dan hal-hal yang baik kepada tuannya.
Adat istiadat menyongsong Hari Raya Tet dari etnis-etnis Vietnam
Adat istiadat menyongsong Hari Raya Tet dari etnis-etnis Vietnam
(VOVWORLD) - Ketika Hari Raya Tahun Baru Tradisional Imlek (Hari Raya Tet) dan musim semi tiba, setiap warga dari berbagai etnis Vietnam mempunyai adat istiadat yang sangat khas untuk menyongsong Hari Raya Tet dan menyambut tahun baru. Justru ciri-ciri yang khas itu telah menciptakan identitas-identitas kebudayaan yang teramat beranekaragam dan variatif dalam panorama Hari Raya Tet Vietnam.
Adat istiadat menyongsong Hari Raya Tet dari etnis-etnis Vietnam
Adat istiadat menyongsong Hari Raya Tet dari etnis-etnis Vietnam
(VOVWORLD) - Ketika Hari Raya Tahun Baru Tradisional Imlek (Hari Raya Tet) dan musim semi tiba, setiap warga dari berbagai etnis Vietnam mempunyai adat istiadat yang sangat khas untuk menyongsong Hari Raya Tet dan menyambut tahun baru. Justru ciri-ciri yang khas itu telah menciptakan identitas-identitas kebudayaan yang teramat beranekaragam dan variatif dalam panorama Hari Raya Tet Vietnam.
Tanggal 30 Hari Raya Tet di keluarga-keluarga orang Vietnam
Tanggal 30 Hari Raya Tet di keluarga-keluarga orang Vietnam
(VOVWORLD) - Bagi orang Vietnam, Hari Raya Tahun Baru Tradisional Imlek (Hari Raya Tet) punya satu nilai spirituil yang sangat besar dalam kehidupan setiap keluarga dan masyarakat. Pada Hari Raya Tet, hampir semua pekerjaan hanya berlangsung dalam keluarga dengan adat indah yang diwariskan dari generasi ke generasi, menyerap perhatian dari semua orang. Pada tanggal 30 Hari Raya Tet, semua keluarga menyiapkan sajian untuk menyongsong waktu alih tahun. Seluruh keluarga berkumpul dalam jamuan akhir tahun untuk menunggu detik-detik suci alih tahun.
Tanggal 30 Hari Raya Tet di keluarga-keluarga orang Vietnam
Tanggal 30 Hari Raya Tet di keluarga-keluarga orang Vietnam
(VOVWORLD) - Bagi orang Vietnam, Hari Raya Tahun Baru Tradisional Imlek (Hari Raya Tet) punya satu nilai spirituil yang sangat besar dalam kehidupan setiap keluarga dan masyarakat. Pada Hari Raya Tet, hampir semua pekerjaan hanya berlangsung dalam keluarga dengan adat indah yang diwariskan dari generasi ke generasi, menyerap perhatian dari semua orang. Pada tanggal 30 Hari Raya Tet, semua keluarga menyiapkan sajian untuk menyongsong waktu alih tahun. Seluruh keluarga berkumpul dalam jamuan akhir tahun untuk menunggu detik-detik suci alih tahun.
Orang Vietnam di Provinsi Guangxi, Tiongkok merindukan Hari Raya Tet di kampung halaman
Orang Vietnam di Provinsi Guangxi, Tiongkok merindukan Hari Raya Tet di kampung halaman
(VOVWORLD) - Di komunitas orang Vietnam di Provinsi Guangxi (Tiongkok), ada banyak orang yang telah tinggal jauh dari kampung halaman selama lebih dari 20 tahun. Dari tahun ke tahun, rasa rindu akan kampung halaman belum pernah habis ketika Hari Raya Tahun Baru Tradisional Imlek (Hari Raya Tet) dan musim semi tiba. Pada Hari Raya Tet tahun ini, banyak orang Vietnam untuk pertama kalinya merayakan Hari Raya Tet yang diadakan oleh Konsulat Vietnam di Kota Nanning.
Orang Vietnam di Provinsi Guangxi, Tiongkok merindukan Hari Raya Tet di kampung halaman
Orang Vietnam di Provinsi Guangxi, Tiongkok merindukan Hari Raya Tet di kampung halaman
(VOVWORLD) - Di komunitas orang Vietnam di Provinsi Guangxi (Tiongkok), ada banyak orang yang telah tinggal jauh dari kampung halaman selama lebih dari 20 tahun. Dari tahun ke tahun, rasa rindu akan kampung halaman belum pernah habis ketika Hari Raya Tahun Baru Tradisional Imlek (Hari Raya Tet) dan musim semi tiba. Pada Hari Raya Tet tahun ini, banyak orang Vietnam untuk pertama kalinya merayakan Hari Raya Tet yang diadakan oleh Konsulat Vietnam di Kota Nanning.
Pameran surat tulisan tangan dalam waktu 100 tahun ini, tempat mencari kembali memori dari banyak generasi
Pameran surat tulisan tangan dalam waktu 100 tahun ini, tempat mencari kembali memori dari banyak generasi
(VOVWORLD) - Surat tulisan tangan mungkin merupakan salah satu di antara cara-cara interaksi yang paling indah antar-manusia. Pameran istimewa dengan nama: “Mengenai satu masa ketika masih dungu” dengan 100 surat tulisan tangan dalam waktu satu abad ini yang baru saja berlangsung di A Letter Home (atau Thu Quan) di (Distrik Ba Dinh, Kota Hanoi” tidak hanya membangkitkan memori-memori dari banyak generasi, tapi juga membantu para pengunjung berpeluang mencari tahu tentang satu ciri budaya dalam interaksi.
Pameran surat tulisan tangan dalam waktu 100 tahun ini, tempat mencari kembali memori dari banyak generasi
Pameran surat tulisan tangan dalam waktu 100 tahun ini, tempat mencari kembali memori dari banyak generasi
(VOVWORLD) - Surat tulisan tangan mungkin merupakan salah satu di antara cara-cara interaksi yang paling indah antar-manusia. Pameran istimewa dengan nama: “Mengenai satu masa ketika masih dungu” dengan 100 surat tulisan tangan dalam waktu satu abad ini yang baru saja berlangsung di A Letter Home (atau Thu Quan) di (Distrik Ba Dinh, Kota Hanoi” tidak hanya membangkitkan memori-memori dari banyak generasi, tapi juga membantu para pengunjung berpeluang mencari tahu tentang satu ciri budaya dalam interaksi.
Tari Tu Linh-Ciri budaya yang khas pada hari-hari musim semi
Tari Tu Linh-Ciri budaya yang khas pada hari-hari musim semi
(VOVWORLD) - Dalam keyakinan Ketimuran, maskot-maskot dalam Tu Linh (4 maskot yang keramat) meliputi Long (Naga), Ly (Qilin), Rua (Kura-kura) dan Phuong (Foeniks) menjadi simbol bagi kemujuran dan kesuksesan. Pada hari-hari awal musim semi baru, di beberapa daerah di Vietnam tetap bergema dengan suara genderang, bonang yang meriah dalam pertunjukan tari Tu Linh.
Tari Tu Linh-Ciri budaya yang khas pada hari-hari musim semi
Tari Tu Linh-Ciri budaya yang khas pada hari-hari musim semi
(VOVWORLD) - Dalam keyakinan Ketimuran, maskot-maskot dalam Tu Linh (4 maskot yang keramat) meliputi Long (Naga), Ly (Qilin), Rua (Kura-kura) dan Phuong (Foeniks) menjadi simbol bagi kemujuran dan kesuksesan. Pada hari-hari awal musim semi baru, di beberapa daerah di Vietnam tetap bergema dengan suara genderang, bonang yang meriah dalam pertunjukan tari Tu Linh.
Adat kehidupan manusia-Menyimpan tata hidup sehari-hari dari orang Vietnam
Adat kehidupan manusia-Menyimpan tata hidup sehari-hari dari orang Vietnam
(VOVWORLD) - “Adat kehidupan manusia” adalah buku kedua di antara buku-buku memperkenalkan peradaban Vietnam karya peneliti kebudayaan, sekaligus pelukis Phan Cam Thuong baru saja diperkenalkan secara luas kepada para pembaca di seluruh dunia. Semua budaya adat dari kaum tani Vietnam dari abad XIX sampai abad XX yang diungkapkan dalam buku ini telah membantu para pembaca membayangkan secara paling jujur adat istiadat dan aktivitas-aktivitas budaya keseharian dalam struktur pedesaan dari kaum tani Vietnam selama 30 tahun akhir tahun abad XIX sampai tahun-tahun 60-an dan 70-an abad XX.
Adat kehidupan manusia-Menyimpan tata hidup sehari-hari dari orang Vietnam
Adat kehidupan manusia-Menyimpan tata hidup sehari-hari dari orang Vietnam
(VOVWORLD) - “Adat kehidupan manusia” adalah buku kedua di antara buku-buku memperkenalkan peradaban Vietnam karya peneliti kebudayaan, sekaligus pelukis Phan Cam Thuong baru saja diperkenalkan secara luas kepada para pembaca di seluruh dunia. Semua budaya adat dari kaum tani Vietnam dari abad XIX sampai abad XX yang diungkapkan dalam buku ini telah membantu para pembaca membayangkan secara paling jujur adat istiadat dan aktivitas-aktivitas budaya keseharian dalam struktur pedesaan dari kaum tani Vietnam selama 30 tahun akhir tahun abad XIX sampai tahun-tahun 60-an dan 70-an abad XX.
Vietnamese
中文
日本語
한국어
Français
Русский
Deutsch
Español
Bahasa Indonesia
ไทย
ພາສາລາວ
ខ្មែរ