(VOVworld) – Satu pesta yang bersinar cemerlang, musiknya bergelora dan berwarna-warni corak budayanya. Itulah perasaan dari semua wisatawan ketika datang ke Festival Hue. Festival Hue telah menjadi satu brand kultural dalam hati wisatawan mancanegara dan semua seniman-seniwati asing. Festival Hue 2014 menyerap partisipasi dari 68 rombongan kesenian internasional yang datang dari 5 benua untuk berbaur pada suasana pesta di daerah ibu kota kuno Hue, mengubah kota ini menjadi tempat berhimpunnya dan interferensi dari semua kebudayaan.

Enam puluh delapan rombongan kesenian internasional, diantaranya ada banyak rombongan yang berkaliber internasional seperti rombongan kesenian Bati-Holic dari ibu kota kuno Kyoto, Jepang, rombongan kesenian tradisional Gugak Nasional dari Republik Korea, rombongan balet rakyat Guadalaajara dan lain-lain telah mempertunjukkan tari-tarian tradisional, dansa yang khas dari setiap bangsa dan lagu rakyat kepada para penonton. Semua acara yang khas ini tidak hanya menarik para wisatawan, tapi, para seniman-seniwati yang langsung melakukan pertunjukan juga merasa sangat senang terhadap pertunjukan-pertunjukan yang dilakukan oleh rombongan-rombongan kesenian lain. Penari Cristian Andress dari rombongan kesenian Los Andes (Cili) mengatakan: “Kami mempertunjukkan acara-acara kesenian kami, semua tarian tradisional negara kami, oleh karena itu, Anda Sekalian bisa dengan mata kepala sendiri menyaksikan bagaimana pertunjukan kami. Kami berusaha sekuat tenaga untuk mengabdi penonton Vietnam, orang-orang yang memberikan banyak simpati kepada kami. Pada tahun ini, ada banyak kebudayaan yang datang dari negara-negara di Amerika Latin, misalnya, Cili, Kolombia dan lain-lain. Kami sangat ingin memanifestasikan tari-tarian untuk mengabdi Anda Sekalian. Kami juga dapat mengerti banyak pengetahuan tentang rombongan-rombongan lain”.

Kalau panggung-panggung nyanyian dan tarian tradisional memperkenalkan tarian dan nyanyian yang khas dari setiap negara dan setiap bangsa, maka panggung musik kontemporer meniupkan satu arus angin yang penuh dengan energi dan daya muda pada suasana festival tersebut. Massa rakyat juga dapat melihat interferensi kebudayaan antara semua bangsa. Seniwati Greta Kelly, anggota ansambel musik Deep Blue dari Australia mengatakan: “Ketika datang ke Vietnam dan Festival Hue, kami telah memilih serentetan nakah musik yang membawa irama benua Asia dan satu lagu Vietnam yaitu lagu Ly ngua o. Ketika belajar lagu ini, pertama-tama kami merasa paling senang ialah dalam musik tradisional Vietnam ada banyak irama getar dimana naskah musik ini telah dipertunjukkan pada tahun 1970. Saya telah menggunakan perangkat lunak untuk memperlambat naskah musik itu untuk bisa mendengarkan semua irama getar itu. Saya sangat menyukai irama getar dalam musik tradisional Vietnam”.

Melalui setiap kali festival, Festival Hue semakin menjadi satu panggung yang ideal dan atraktif bagi rombongan-rombongan kesenian internasional untuk ikut serta, lalu, ketika berpisah, semua orang berpikir-pikir tentang jamuan kesenian dalam hubungan antar-bangsa dan antar-negara./.
Vietnamese
中文
日本語
한국어
Français
Русский
Deutsch
Español
Bahasa Indonesia
ไทย
ພາສາລາວ
ខ្មែរ