Dalam pertemuan dengan Dubes Rusia untuk Vietnam, Gennady Bezdetko, PM Pham Minh Chinh menekankan bahwa kedua belah pihak perlu segera mendorong realisasi hasil kunjungan resmi PM Pham Minh Chinh ke Federasi Rusia baru-baru ini. Secara khusus, dari segi politik, kedua pihak perlu mendorong dan mempersiapkan kunjungan para pemimpin senior kedua negara, serta memperkuat pertukaran delegasi dan kontak di berbagai tingkatan dan kanal.

Mengenai sektor energi dan migas, kedua belah pihak perlu segera melaksanakan komitmen, kesepakatan dan dokumen yang telah ditandatangani untuk mengembangkan tradisi kerja sama yang efektif antara kedua negara di sektor ini, terutama dalam eksplorasi dan eksploitasi migas di wilayah kedua negara dan memperluas ke sektor energi baru, energi terbarukan, dan penggunaan energi nuklir dengan tujuan damai.

Terkait perhubungan dan transportasi, PM Pham Minh Chinh meminta Dubes Rusia untuk mendesak pihak berwenang, perusahaan, dan grup terkait di Rusia agar segera menyelenggarakan kunjungan kerja ke Vietnam untuk melakukan survei dan berkoordinasi dengan Kota Hanoi dan Kota Ho Chi Minh dalam merancang dan membangun jaringan metro serta mengintegrasikan jalur kereta api intermoda Vietnam-Rusia.

Sementara itu, ketika menerima Dubes Republik Korea, Choi Young Sam, PM Pham Minh Chinh menekankan bahwa untuk terus mendorong hubungan Kemitraan strategis komprehensif antara dua negara, kedua belah pihak perlu mendorong peningkatan nilai perdagangan untuk segera mencapai target 100 miliar dolar AS dan menuju target 150 miliar dolar AS pada tahun 2030 secara seimbang. Ia juga menekankan perlunya memacu pelaku usaha Republik Korea untuk memperluas investasi di sektor semikonduktor, teknologi inti, energi terbarukan, dll.

Pada kesempatan ini, PM Pham Minh Chinh juga meminta Republik Korea untuk berbagi pengalaman dalam manajemen energi dan pengembangan sumber bahan bakar alternatif. Ia meminta Republik Korea untuk memacu peningkatan investasi dalam proyek-proyek infrastruktur energi utama di Vietnam.