(VOVworld) – Lahir pada abad ke-17, Ao Dai telah menjadi busana tradisional wanita Vietnam. Ao Dai tidak hanya memanifestasikan budaya busana, budaya komunikasi tapi juga mengandung jiwa dan langgam kaum wanita Vietnam.

Hingga sekarang ini, ibu Huynh Thien Kim Tuyen, Sekretaris yang peertama Liga Pemuda Sekolah Tinggi Sastra yang sekarang adalah Institut Ilmu Pengetahuan Sosial dan Humaniora kota Ho Chi Minh masih ingat akan hari-hari pertama ketika dia mengenakan busana Ao Dai yang berwarna putih untuk menggerakkan pelajar dan mahasiswa melakukan demonstrasi dan mogok belajar dalam gerakan revolusioner yang dilakukan oleh para pelajar dan mahasiswa kota Sai Gon (kota Ho Chi Minh) pada tahun-tahun 70-an abad lalu. Dengan sosok tubuhnya yang kecil, dalam busana Ao Dai yang lembut dan langsing, dia telah melewati banyak pos penjagaan pasukan polisi untuk menyebarkan surat selebaran dan sajak ucapan selamat tahun baru dari Presiden Ho Chi Minh di jalan-jalan kota Sai Gon. Ibu Huynh Thien Kim Tuyen mengenangkan kembali: Saya ikut serta dalam aktivitas revolusioner sejak masa yang masih menjadi pelajar sekolah Gia Long, ketika masuk Sekolah Tinggi Sastra, saya telah mencanangkan satu gerakan mengenakan busana Ao Dai dari tahun 1970 dan gerakan mengenakan busana Ao Dai itu mempunyai ciri-ciri sangat baik. Busana Ao Dai bermaksud memanifestasikan kapabilitas gadis Vietnam. Pada waktu itu telah ada banyak sajak dan lagu instrumental untuk memuji gerakan mengenakan busana Ao Dai di Sekolah Tinggi Sastra”.


Mengalami pasang-surutnya sejarah, busana Ao Dai telah mengalami banyak perubahan. Dari tahun 1930 sampai tahun 1940, busana Ao Dai tidak mengalami perubahan tentang cara menjahit, tapi warnanya lebih cerah. Pada tahun 1939, busana Ao Dai dijahit dengan lehernya lebar dan berbentuk jantung dan ada pita di depan leher. Cara menjahit busana Ao Dai dengan membuat wiru yang dimulai dari tahun 1950 dan sampai tahun 1960, busana Ao Dai mengalami banyak perubahan dengan lipatan baju bawah dipotong lurus dan panjangnya sampai mata kaki dan lehernya bulat. Perancang Minh Hanh memberitahukan bahwa dewasa ini, para perancang busana Ao Dai selalu meneliti, mencari dan mengiptakan mode baru bagi busana ini, tidak hanya tentang bahannya tapi juga tentang motifnya. Dia mengatakan: “Semua orang mempunyai satu pemikiran yang sederhana bahwa busana Ao Dai harus tipis dan lembut. Tapi tidak, busana Ao Dai juga bisa dijahit dengan bahan-bahan kain yang kasar, tapi bahan terpadu generasi baru yang dicetak dan dipotong dengan laser dan banyak teknik lainnya”.
Busana Ao Dai yang dimuliakan turut menciptakan kebanggaan kepada orang Vietnam di mana saja. Busana Ao Dai telah memasuki kehidupan setiap keluarga dan setiap perseorangan. Busana Ao Dai memuliakan kecantikan gadis dengan lekuk-lekuk badan yang mempesonakan dan menggairahkan tapi primpen, anggun dan glamor./.
Vietnamese
中文
日本語
한국어
Français
Русский
Deutsch
Español
Bahasa Indonesia
ไทย
ພາສາລາວ
ខ្មែរ