Ini merupakan diplomasi budaya yang mencerminkan penghormatan pemerintahan Amerika Serikat (AS) terhadap nilai-nilai tradisional di kawsan Asia-Timur pada latar dunia yang baru.

Dalam pesannya,Menlu Marco Rubio dengan khusus menekankan nilai utama dari kegiatan reuni dan semangat optimisme. Hari Raya Tet tidak hanya merupakan detik bagi semua keluarga dan sahabat untuk berkumpul, melihat kembali perjalanan yang telah berlalu saja, melainkan juga merupakan peluang untuk bersama menuju masa depan dengan harapan dan tekad menaklukan momentum baru.