![]() |
Menurut penilaian Khoon Goh, Kepala Bagian Penelitian Asia di Perusahaan Jasa Keuangan dan Bank Multinasional atau ANZ (Australia), pada Senin (12/8), total GDP Vietnam selama 6 bulan awal tahun mencapai pertumbuhan yang mantap, meskipun ekonomi terpengaruh oleh perdagangan global yang merosot dan bidang pertanian terpengaruh oleh wabah penyakit cholera babi Afrika. Oleh karena itu, ANZ mempertahankan prakiraan pertumbuhan GDP Vietnam pada tahun ini ialah 6,7%. Angka ini lebih rendah daripada tarap pertumbuhan 7,1% pada tahun 2018, tapi tetap membantu Vietanm memperkokoh posisi sebagai salah satu di antara perekonomian-perekonomian yang mencapai pertumbuhan paling cepat di Asia. Menurut penelitian ANZ, inflasi Vietnam diprakirakan tetap terkontrol dengan tarap rata-rata 2,8% pada tahun 2019, lebih rendah dari pada target Bank Negara Vietnam yalah 4%.
Pakar ANZ menilai bahwa Vietnam terus mendapat keuntungan dari kebijakan-kebijakan reformasi dulu, serta dari komitmen-komitmen untuk terus melakukan reformasi. Khoon Goh menilai bahwa komitmen Pemerintah Vietnam dalam melakukan reformasi-formasi dengan skala besar merupakan indikasi yang baik bagi prospek jangka panjang Tanah Air.
Vietnamese
中文
日本語
한국어
Français
Русский
Deutsch
Español
Bahasa Indonesia
ไทย
ພາສາລາວ
ខ្មែរ
