Sebagai Salah satu proyek terkesan yang merekonstruksi busana kuno adalah Van Thien Y, yang dipimpin oleh desainer muda Nguyen Thi Nga bersama 20 anggota timnya, telah dan sedang berupaya menyebarkan keindahan busana tradisional kepada masyarakat baik di dalam maupun luar negeri.

Desainer Nguyen Thi Nga (Foto: Disediakan tokoh)

Sejak masih duduk di bangku kuliah, Nguyen Thi Nga telah khusus tertarik pada busana tradisional Vietnam. Ia berusaha memulihkan beberapa motif serta desain busana kerajaan kuno agar untuk diperkenalkan kepada masyarakat. Pada tahun 2022, ia bersama beberapa teman mendirikan Van Thien Y, sebuah perusahaan feisyen yang khusus merekonstruksi busana tradisional Vietnam. Setiap anggota memiliki keahlian masing-masing, namun yang paling penting, mereka selalu penuh semangat, dinamis, dan membawa sudut pandang muda ke setiap busana tradisional.

“Kami semua memiliki gairah yang sama terhadap busana tradisional Vietnam. Maka, para pemuda kami berkumpul membentuk sebuah tim; pertama-tama untuk saling berbagi berbagi, dan saling menyebarkan semangat, dan kemudian dengan sungguh-sungguh melaksanakan pekerjaan yang terkait dengan nilai-nilai budaya. Saat kami merancang busana tradisional, kami selalu menyelipkan nilai-nilai budaya, seperti pola hiasan, motif etnis… sehingga busana kuno menjadi bagian dari misi “Van Thien Y”.

Desainer Nguyen Thi Nga menyediakan banyak waktu untuk mencari tahu dan merekosntruksi beberapa motif kuno (Foto: disediakan tokoh)

Dalam hal busana kuno, faktor sejarah selalu harus menjadi prioritas. Salah satu kesulitan dalam merekonstruksi busana tradisional adalah sumber referensi yang sangat terbatas. Meneliti melalui literatur kuno tidaklah cukup, sehingga dibutuhkan usaha keras untuk mencari langsung di berbagai provinsi. Ada dinasti-dinasti dengan dokumentasi sangat minim, sehingga Nguyen Thi Nga dan timnya harus bekerja keras meneliti materi terkait seperti patung, lukisan… untuk mempelajari zaman dan model busana kuno.

Untuk membuat satu set busana kuno yang lengkap, diperlukan lima tahapan, yaitu menenun kain, mewarnai, menjemur, menata gaya dan menjahit. Kain yang digunakan haruslah kain sutra, sebagian besar berupa sutra mentah atau tenunan tangan dengan tekstur agak kaku, untuk menonjolkan bentuk tubuh pemakainya sekaligus memberikan kesan agung pada busana tersebut. Saat ini, koleksi busana di Van Thien Y mencakup berbagai jenis pakaian tradisional dengan jumlah yang beragam. Nguyen Van Hieu, Kepala Departemen Penelitian dan Pengembangan Produk di Van Thien Y, menyampaikan:

Salah satu penelitian yang paling menguras tenaga dan pikiran kami adalah busana Putri bangsawan Trinh Thi Ngoc Co, yang berdasarkan pada pakaian patung permaisuri dan Tuan Putri Trinh Thi Ngoc Co di Pagoda But Thap, Thuan Thanh, Bac Ninh. Sepanjang proses penelitian lapangan yang penuh tantangan, Saudari Nga selalu mendampingi kami. Dalam pembuatan sampel busana, kami harus melakukan banyak revisi karena sumber penelitian seperti lukisan dan patung sering bersifat simbolis. Dengan pengalaman profesionalnya.

Pertunjukan buasana kuno Van Thien Y dalam Expo Osaka (Foto: Disediakan tokoh)

Pada tahap awal, Van Thien Y telah meraih beberapa keberhasilan yang signifikan. Produk-produknya telah tampil di berbagai panggung dan kegiatan budaya, seperti program seni “Thang Long Huyen Vu – Perjalanan Menyebarkan Budaya Vietnam”; Festival Desain Kreatif Hanoi 2023; pameran “Perjalanan Masa Keemasan” dalam rangkaian acara diplomasi budaya “Hari Vietnam di Luar Negeri 2023” di tiga negara: Prancis, Jepang, dan Afrika Selatan; serta pawai Pakaian Kuno Vietnam yang untuk pertama kalinya tampil di Expo Osaka 2025, Jepang. Ngo Quynh Giao, Kepala Departemen Komunikasi dan Konten Digital di Van Thien Y, berbagi:

“Expo Osaka merupakan acara terbesar di luar negeri yang pernah diselenggarakan oleh Van Thien Y. Saudari Nga memimpin seluruh anggota perusahaan, mulai dari tahap perancangan ide hingga pertunjukan di Jepang. Semangat, kepekaan, dan kreativitasnya telah memotivasi kami, untuk mempersiapkan acara ini selama bertahun-tahun. Kami menceritakan sebuah kisah yang berkaitan dengan budaya dan sejarah dalam acara tersebut. Pertunjukan itu mendapat perhatian para penonton.

Van Thien Y hadir Program kesenian : "Hari Nasional Vietnam" di Expo 2025 Osaka, Kansai, Jepang (Foto:disediakan tokoh)

Saat “Áo dài” (baju panjang tradisional Vietnam) muncul di karpet merah yang bergengsi, ketika busana kuno melangkah di jalanan, atau ketika kisah budaya Vietnam diceritakan melalui setiap jahitan, itulah saat identitas bangsa tidak hanya terjaga, tetapi juga dihidupkan, disebarkan dan dikembangkan kuat dalam arus industri budaya.