Menurut seorang pejabat senior politik dan keamanan Iran yang dikutip oleh PressTV, rekomendasi 15 poin yang dikirim oleh Presiden AS Donald Trump melalui Pakistan adalah “tidak dapat diterima”. Ia menekankan bahwa konflik hanya dihentikan "dengan syarat dan peta jalan yang ditentukan oleh Teheran." Sebelumnya, Iran telah mengajukan lima syarat utama, termasuk pengakuan internasional atas "hak alami dan sahnya" terhadap Selat Hormuz; penghentian operasi militer terhadap Iran dan sekutunya; jaminan ganti rugi perang; jaminan tegas untuk mencegah terulangnya konflik; dan penghentian tindakan yang dianggap Teheran sebagai "agresi."

Pada hari yang sama, Ketua Parlemen Iran, Mohammad Baqer Qalibaf memperingatkan bahwa AS tidak perlu menguji tekad Iran untuk membela diri, di tengah peningkatan pengerahan pasukan Washington ke Timur Tengah. Ia menyatakan bahwa Iran memantau dengan ketat semua tindakan militer AS di kawasan tersebut.

Sementara itu, di pihak AS, pemerintahan pimpinan Presiden Donald Trump memperingatkan melakukan serangan yang lebih keras "jika Iran tidak menerima kekalahan," sambil tetap membuka kemungkinan untuk mendorong rencana 15 poin. Sebelumnya, media Barat memberitakan bahwa AS dan Iran mungkin akan memulai pembicaraan pada akhir pekan ini, dengan tempat pertemuan di Turki dan Pakistan. Namun, kedua belah pihak belum secara resmi mengkonfirmasi informasi ini.