Lagu yang berjudul: “Debu kapur” ciptaan komponis Vu Hoang yang diaransemen dari sajak dengan judul yang sama dari penyair Le Van Loc merupakan salah satu lagu tentang guru yang paling terkenal di dunia permusikan Vietnam. Seperti satu sajak puitis, “Debu kapur” punya melodi ringan, mudah diingat dan mudah dihafalkan. Lagu ini memberikan memori tentang masa yang sudah lewat, masa “Ada debu yang jatuh di podium kelas, ada debu yang jatuh di rambut pak guru” – citra yang hanya para pelajar saja yang melihat dan sampai pada waktu perpisahan, mereka baru melihat alangkah indahnya citra itu. Marilah Anda Sekalian mendengarkan lagu ini yang dikumandangkan penyanyi Pham Thanh Thao.
“Aku menanam pohon bunga di depan rumah.
Aku mempersembahkan satu pohon bunga untuk ibu guruku.
Pohon bunga tumbuh, bersama-sama bermekaran
Tapi yang paling harum adalah pohon bunga mawar”.
Itulah melodi-melodi dalam lagu: “Bunga mawar untuk ibu guru” ciptaan komponis Tran Quang Huy. Untuk menyatakan ucapan terima kasih kepada para ibu dan bapak guru, semua generasi pelajar dan mahasiswa ingin menghadiahkan tangkai-tangkai bunga yang paling indah bersama dengan perasaan-nya kepada para guru. Pesan yang ringan ini telah disampaikan komponis Tran Quang Huy dalam lagu - satu lagu yang menyimpan banyak perasaan antara guru dan pelajar dan disukai banyak orang. Marilah para pendengar menikmati lagu ini yang dikumandangkan penyanyi Thanh Thao dan Xuan Mai.
Untuk menutup acara Musik Vietnam pekan ini, marilah saudara pendengar mendengarkan lagu: “Memori tentang halaman sekolahan” ciptaan komponis Nguyen Van Chung dan dibawakan oleh penyanyi Nam Cuong.
Vietnamese
中文
日本語
한국어
Français
Русский
Deutsch
Español
Bahasa Indonesia
ไทย
ພາສາລາວ
ខ្មែរ