Kongres ke-5 Komite Partai Kota Hanoi angkatan XVIII, masa bakti 2025-2030. (Foto: Van Diep/TTXVN)

Pada tahun 2045, Hanoi diproyeksikan menjadi pusat konvergensi pengetahuan dan teknologi global, setara dengan ibu kota negara-negara maju. Menjelang tahun 2065 dan pasca tahun 2065, Hanoi ditargetkan menjadi kota global, masuk dalam jajaran ibu kota internasional dengan kualitas hidup dan tingkat kebahagiaan tertinggi di dunia.

Hal ini merupakan tujuan umum dalam Rencana Induk Ibukota Hanoi dengan visi 100 tahun, yang dibahas dalam Konferensi ke-5 Komite Eksekutif Organisasi Partai Kota Hanoi angkatan ke-XVIII, yang diselenggarakan Jumat (27/3) di Hanoi. Konferensi ini bertujuan untuk meninjau, mendiskusikan, dan merumuskan berbagai substansi penting yang memiliki nilai strategis bagi pembangunan Ibukota di era baru.

Rencana Induk Ibukota Hanoi dengan visi 100 tahun ini juga membentuk struktur perkotaan berdasarkan ruang pembangunan terbuka. Dengan visi 100 tahun (pasca-2065), Ibukota Hanoi akan menjadi kota global, sebuah megapolitan yang berbudaya, cerdas, kreatif, dan ekologis yang menjadi percontohan di dunia.