Sepanjang 67 tahun setelah hari pembebasan, Kota Ha Noi kian berkembang menjadi pusat ekonomi, sosial-budaya yang mewakili seluruh Vietnam, juga menjadi destinasi yang tidak bisa dilewatkan oleh para wisatawan domestik dan mancanegara, dan juga dikenal sebagai "Kota Demi Perdamaian” yang diakui seluruh dunia. Dalam acara musik hari ini, kami mengajak para pendengar menikmati beberapa lagu yang memuliakan keindahan yang “sakral dan sopan santun” dari sebuah ibukota yang beradab.
Untuk mengawali acara Musik Vietnam hari ini, silakan Anda nikmati lagu berjudul: “Ha Noi: Sakral dan Sopan santun” ciptaan musisi Le May. Dengan melodi yang membawa suara lagu rakyat “Ca Tru”, lagu tersebut merupakan gambaran rasa cinta sang komposer terhadap Kota Ha Noi. Meski tidak menyinggung satu pun nama atau alamat, situs peninggalan atau jalan, namun lagu tersebut telah menonjolkan ciri budaya dan sejarah Thang Long-Ha Noi – sebuah tempat bertemunya semua intisari, tempat yang menyimpan hasrat naga terbang, hasrat kebangkitan bangsa.
Ha Noi dalam sudut pandang para musisi muda selalu indah dan romantis. Dalam lagu yang berjudul “Ha Noiku” ciptaan musisi Tien Minh, Ha Noi merupakan ungkapan perasaan nostalgia sang pencipta akan musim gugur, jalan-jalan kuno, rasa cinta yang lembut sepasang kekasih. Emosi-emosi yang cepat berlalu, terkadang terburu-buru, terkadang lembut, terkadang intens tampaknya membuat pendengar berbaur ke dalam memori sang musisi.
Pada pendengar setia musik, lagu tersebut telah mengakhiri acara musik hari ini. Sampai bersua kembali minggu depan. Salam musik!
Vietnamese
中文
日本語
한국어
Français
Русский
Deutsch
Español
Bahasa Indonesia
ไทย
ພາສາລາວ
ខ្មែរ