Ibu Nguyen Viet Trieu, Ketua Asosiasi Perempuan Vietnam di Eropa, memberikan suara di TPS nomor 3, Kecamatan Hai Ba Trung, Hanoi. (Foto: Bao Trang/VOV5)

Nguyen Viet Trieu, Ketua Asosiasi Perempuan Vietnam di Eropa, mengatakan: “Para wakil yang dipilih pertama-tama harus memiliki moral, kepribadian, dan kewibawaan di kalangan masyarakat. Selain itu, mereka perlu memiliki kecerdasan dan kapasitas untuk memikul tugas-tugas besar, serta harus dekat dengan rakyat, mendengarkan dan menghormati aspirasi masyarakat. Saya juga berharap para wakil memiliki aspirasi dan tekad untuk menciptakan terobosan-terobosan baru, berkontribusi dalam melaksanakan tujuan- tujuan pembangunan negara pada tahap yang baru”.

Ibu Le Thuong, Presiden Asosiasi Vietnam di wilayah Kansai, Jepang, merasa terhormat dan bangga memegang surat suara. (Foto: Bao Trang/VOV5)

Tidak hanya mengikuti peristiwa politik penting anah air dari jauh, para warga Vietnam di luar negeri ketika kembali ke Vietnam tepat pada masa pemilihan juga secara aktif mengatur waktu untuk dapat langsung memberikan suara. Le Thuong, Ketua Asosiasi Warga Vietnam di wilayah Kansai, Jepang, berbagi pendapat:

“Bagi orang Vietnam yang tinggal jauh dari tanah air seperti kami, saat langsung berpartisipasi dalam pemilihan merasa terikat dan lebih dekat dengan Tanah Air. Setiap surat suara tidak hanya merupakan hak saja, tetapi juga tanggung jawab warga negara terhadap pembangunan negara”.

Bapak Nguyen Duy Anh, Ketua Kehormatan Asosiasi Warga Vietnam di Fukuoka, Jepang, berharap para wakil masa jabatan baru ini akan memiliki pemahaman yang lebih dalam dan komprehensif tentang komunitas Vietnam di luar negeri. (Foto: Bao Trang/VOV5)

Meskipun tinggal dan bekerja di mana pun, orang Vietnam di luar negeri selalu mengarahkan hatinya kepada tanah air, memperhatikan peristiwa-peristiwa politik penting negara, sekaligus menitipkan kepercayaan dan harapan kepada para wakil yang dipilih oleh para pemilih.